5 Momen Hand Hygine Terbaru Menurut WHO

Hasil penelitian yang dilakukan di RSCM di tahun 2002 menunjukkan bahwa 85,7 % infeksi nasokomial bisa dikendalikan apabila petugas kesehatan selalu melakukan hand hygine, kapan saat-saat penting bagi petugas kesehatan yang wajib mencuci tangan? Simak ulasan berikut ini sampai tuntas untuk memutuskan rantai infeksi di rumah sakit.
5 Momen Hand Hygine Terbaru Menurut WHO

Bagaimana Cuci Tangan Bisa Mencegah Penyakit Infeksi?

Lapisan kulit bagian luar (superfisial) merupakan tempat kolonisasi (hidup dan berkembang biak) transient flora, yaitu kuman yang sering didapatkan dari kontak dengan orang sakit atau lingkungan orang sakit.

Cuci tangan sebenarnya bisa dengan mudah membersihkan kuman tersebut. Transient flora merupakan kuman yang sering menyebabkan penyakit infeksi. Contohnya: Staphylococcus aureus, bakteri gram-negatif, virus, dan jamur.

Resident flora adalah kuman normal yang sudah lama menetap di lapisan kulit yang sedikkit lebih dalam (profunda). Kuman tersebut umumnya sulit untuk dihilangkan dengan cuci tangan. Namun kuman ini jarang menyebabkan infeksi. Contohnya: negative coagulase staphylococci.

Baca Juga: SOP Oral Hygine

Dengan melakukan hand hygine yang benar dan teratur, kuman yang menyebabkan infeksi ditangan dapat dibersihkan dengan mudah. Oleh karena itu, cuci tangan merupakan upaya pencegahan infeksi yang mudah, murah dan sangat efektif.

Bagaimana tangan kita dapat menjadi media untuk penularan kuman?

Tangan kita merupakan kendaraan untuk mentransmisikan kuman penyebab infeksi dari satu orang ke orang lain. Proses transmisi ini memerlukan tahapan berurutan berikut ini:

1. Kuman harus ada di kulit orang sakit (terbanyak di tangan, lengan, ketiak, hidung, daerah sekitar kemaluan) atau menempel di lingkungan sekitar orang sakit tersebut (misalnya tempat tidur, selimut, tempat makan, dan meja)

2. Terjadi kontak antara orang lain atau petugas kesehatan dengan orang sakit sehingga kuman tersebut berpindah ke tangan orang lain.

3. Tangan merupakan media dengan kelembaban dan suhu yang sesuai sehingga kuman makin berkembang biak. Dengan tidak mencuci tangan, kuman tersebut mampu hidup di tangan selama beberapa menit atau selama waktu minimal untuk kuman tetap hidup.

Baca Juga: 12 Prinsip Benar Obat

Kuman-kuman tertentu dapat tetap bertahan hidup di tangan sampai 3 jam atau lebih dilingkungan sekitaran orang sakit selama beberapa minggu sampai beberapa bulan.

4. Apabila mencuci tangan tidak dilakukan dengan benar ataupun tidak dilakukan sama sekali, kuman-kuman tersebut akan tetap berada di tangan. Semakin sering kontak dengan pasien atau orang sakit, semakin banyak kuman di telapak tangan.

5. Tangan yang terkontaminasi kuman dari orang sakit A kemudian dipindahkan ke orang B. Transmisi ini bisa melalui kontak langsung (memindahkan kuman secara langsung) ke orang B atau dengan objek sekitar orang A yang akhirnya kontak dengan orang B.

Apa yang dipakai untuk mencuci tangan?

Cuci tangan bisa dilakukan dengan menggunakan air dan sabun biasa ataupun sabun non-antiseptik (hand washing), air dan sabun antiseptik (antiseptic hand washing) atau alkohol (hand rubbing). Semua istilah tersebut intinya adalah upaya untuk kebersihan tangan (hand hygiene) atau mudahnya dalam hal ini disebut cuci tangan.

Handwashing dengan sabun dan air dilakukan ketika tangan terlihat kotor atau terkontaminasi dengan material darah atau protein atau cairan tubuh lain. Bila tangan terlihat bersih, bisa dilakukan cuci tangan dengan menggunakan alkohol (hand rubbing). Untuk petugas kesehatan atau orang di lingkungan rumah sakit disarankan mencuci tangan dengan air dan sabun antiseptik atau alkohol.

5 Momen Cuci Tangan Menurut WHO

  1. Sebelum Kontak dengan Pasien 
  2. Sebelum Melakukan Tindakan Aseptik
  3. Setelah Kontak deengan Cairan Tubuh Pasien
  4. Setelah Kontak dengan Pasien
  5. Setelah Dari Lingkungan Sekitar Pasien
Saat itu juga berlaku bagi masyarakat umum apabila ada orang sakit di rumah ataupun lingkungan sekitarnya. Selain dari 5 moment  tersebut, masyarakat juga harus melakukan cuci tangan saat:
  1. Sebelum dan setelah makan
  2. Setelah pulang sekolah,bekerja atau bepergian
  3. Sebelum dan setelah dari toilet
  4. Setelah berkebun
  5. Setelah memegang binatang
  6. Setelah membersihkan rumah atau lingkungan sekitar rumah

0 Response to "5 Momen Hand Hygine Terbaru Menurut WHO"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel