Bahaya Vapor untuk Kesehatan, Mengerikan, Mahal Lagi!

Vapor (rokok elektrik) atau dikenal juga dengan sebutan Vape merupakan salah satu jenis rokok elektronik (rokok masa kini). Rokok jenis ini sengaja dirancang untuk mengatasi masalah bagi pecandu rokok tembakau untuk berhenti merokok. 

Bahaya vape untuk Kesehatan

Dengan cara beralih dari rokok tembakau ke rokok vapor, dengan begitu,secara perlahan-lahan mereka berhenti merokok. Akan Tetapi bahaya vapor untuk kesehatan tetaplah ada, walaupun sedikit lebih kecil frekuensinya daripada rokok tembakau.

Kandungan Dalam Vapor (Rokok elektrik)

  1. Propilen glikol (gliserin) yan berfungsi untuk memproduksi uap air. Dalam sebuah penelitian mengungkan sebuah fakta, bahwa menghirup propilen glikol bisa mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan, terjadi pada beberapa individu.
  2. Nikotin dalam konsentrasi yang berbeda-beda (antara 0-100 mg/ml dalam satu vapor).
  3. Penambah rasa, seperti buah-buahan, rasa cokelat, vanila, dan lain-lainnya.
  4. Zat lainnya, seperti TSNA (tobacco-specific nitrosamine). TSNA adalah senyawa karsinogen yang terdapat dalam tembakau dan rokok tembakau. Nitrosamin dalam frekuensi sedikit juga ditemukan dalam cairan vapor. Semakin tinggi kadar nikotin dalam vapor, maka semakin tinggi juga kadar tobacco-specific nitrosamine(TSNA). Selain senyawa TSNA, juga terdapat kandungan senyawa logam, seperti nikel, kromium dan timah.

Bahaya Rokok Elektrik untuk Kesehatan

  • Menurunkan Sistem Kekebalan Tubuh
Elizabeth M. Martin, dkk, melakukan sebuah penelitian yang dipublikasikan melalui University of North Carolina, Chapel Hill tentang sistem kekebalan tubuh dan kemampuan sel-sel tubuh menangkal infeksi. Penelitian ini dilakukan pada perokok aktif, pengguna vapor dan bukan perokok.

Hasilnya sangat mengejutkan, hasilnya mengungkapkan bahwa perokok aktif dan pengguna vapor sama-sama menimbulkan tanda-tanda menurunnya  aktivitas 594 gen yang diketahui untuk mendukung sistem imun tubuh dan menangkal infeksi. Penemuan membuktikan bahwa senyawa yang terdapat dalam cairan rokok elektrik untuk menghasilkan uap ternyata memiliki efek imunosupresif pada kesehatan tubuh.
  • Menyebabkan Bronchiolitis Obliterans (Popcorn Lung)
Peneliti Harvard mengatakan bahwa pengguna vapor memiliki resiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans (popcorn lung). popcorn lung(paru-paru popcorn) merupakan suatu kondisi dimana bronkiolus (saluran udara terkecil dalam paru) mengalami penyempitan karena adanya luka. 

Kandungan zat kimia di dalam vapor, secara sistematis akan menghancurkan bronkiolus. Berhati-hatilah kalian dengan penyakit yang satu ini, karena satu-satunya cara mengobati popcorn lung adalah dengan transplantasi paru-paru. Untuk bisa menikmati bahaya vapor untuk kesehatan memang mahal, untuk kesehatan yang ditawarkan setelahnya pun bukan main.
  • Menyebabkan Penyakit Jantung
Meskipun zat nikotin yang terkandung dalam vapor tidak sebanyak rokok tembakau, tapi tetap saja bisa menyebabkan gangguan pada pembuluh darah arteri. Hal ini memengaruhi kerja jantung sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.
  • Meningkatkan Risiko Penyakit Paru-Paru
Vapor hampir seperti rokok tembakau juga, vapor digunakan secara oral(cara dihisap). Ini akan memengaruhi kesehatan paru-paru kalian secara langsung. Zat kimia yang terdapat dalam vapor akan menimbulkan reaksi Inflamasi serta kerusakan jaringan paru-paru.

Dalam sebuah penelitian mengatakan bahwa rokok elektrik bisa mempengaruhi fungsi regenerasi sel-sel paru, sehingga menyebabkan paru-paru lebih rentan terhadap infeksi bakteri jenis tertentu.
  • Menimbulkan Sel Kanker
Zat pelarut propilen glikol, nikotin cair beserta, dieter glikol dan gliserin, apabila dipanaskan akan menghasilkan senyawa zat nitrosamine. Zat ini bisa memicu terjadinya penyakit kanker.
  • Membahayakan Orang Sekitar
Paparan zat nikotin pada orang lain bisa menimbulkan kecanduan. Pada anak-anak, hal ini bisa menyebabkan gangguan perkembangan otak. Paparan nikotin pada ibu hamil juga akan memengaruhi kesehatan calon bayi didalam kandungan.

Bahaya Rokok vapor untuk Kesehatan

Di lain sisi, dalam beberapa penelitian mengungkapkan bahwa rokok elektrik masih jauh dari kata-kata tidak berbahaya. Berdasarkan data yang didapatkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat adalah sebagai berikut:
  1. Nikotin dalam vapor diserap oleh tubuh pengguna dan orang-orang di sekitarnya.
  2. Nikotin sangat berbahaya untuk pengguna vapor yang masih muda karena bahaya vapor untuk kesehatan perkembangan otak.
  3. Nikotin sangat berbahaya untuk kesehatan ibu hamil dan juga janin yang sedang di kandungannya. Menggunakan rokok elektrik(vapor) bahkan hanya berada di sekitar orang-orang yang sedang merokok vape bisa membuat ibu hamil ikut terpapar oleh nikotin dan zat-zat kimia beracun lainnya yang terdapat dalam vape tersebut.
  4. Uap yang dihasilkan dari vapor bukan uap air. Uap ini mengandung zat nikotin dan bisa mengandung zat-zat kimia lainnya yang bisa mempengaruhi kesehatan tubuh dan menambah polusi udara.
  5. Uap yang dihasilkan oleh vapor dan cairan yang ada dalamnya sangat berbahaya. Anak-anak dan orang dewasa bisa mengalami keracunan karena menghirup, menelan atau menyerap cairan tersebut melalui mata dan kulit.
  6. Zat kimia tambahan yang sangat berbahaya. Bahan kimia ini, seperti mengandung  senyawa organik yang mudah menguap, logam dan nitrosamin. Kadar zat kimia ini cenderung lebih rendah dalam vapor dibandingkan rokok tembakau, akan tetapi tidak ada cara untuk bisa mengetahui frekuensi kandungan berbahaya dari vapor, karena belum diatur.
Vapor (rokok elektrik) ternyata hampir sama juga dengan bahaya rokok tembakau. Lebih parahnya lagi, biaya yang dikeluarkan untuk bisa menikmati bahaya vapor untuk kesehatan jauh lebih besar. Dengan hal ini, kita menjadi dirugikan 2x lipat yaitu rugi kesehatan dan rugi finansial.

0 Response to "Bahaya Vapor untuk Kesehatan, Mengerikan, Mahal Lagi!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel