Asuhan Keperawatan Gastritis Nanda NIC NOC

Gastritris berasal dari kata yunani gastro yang memiliki arti perut atau lambung dan itis  artinya peradangan atau inflamasi, Gastritis merupakan peradanga dari mukosa lambung(Kapita Selecta Ked.Edisi III).Gastritis merupakan segala peradangan pada mukosa lambung(buku ajar Kep Medikal Bedah).

askep pasien gastritis nanda nic noc

2.Klasifikasi Gastritis
  1. Gastritis Akut => Disebabkan oleh asam atau alkali kuat yang mengakibatkan mukosa lambung mengalami gangren(peradangan).Gastritis akut di bagi menjadi 2 yaitu :  Gastritis Eksogen akut (disebabkan oleh faktor luar misalnya:merokok,alkohol,kafien dll). Dan yang kedua yaitu Gastritis Endogen akut (gastritis yang disebabkan oleh kelainan pad tubuh  misalnya tidak enak badan).
  2. Gastritis Kronik => Inflamasi yang terjadi sudah lamam pada lambung yang bisa disebabkan oleh ulkus banigna atau maligna pada mukosa lambung atau bisa juga disebabkan oleh bacteri H.Pylory.Gastritis kronik dibagi menjadi 2 yaitu tipe A dan tipe B, Gastritis tipe A masih mampu menghasillkan imun sendiri tipe A ini sering dikaitkan dengan Atropi pada lambung  dan penurunan mukosa lambung.Sedangkan gastritis tipe B lebih umu di temukan tipe ini disebabkan oleh adanya infeksi bakteri H,pylory yang mengakibatkan ulkus pada lambung. 

3. Etiologi Gastritis 

  • Infeksi bacteri h.pylory
  • Pola makan yang tidak teratur
  • Kelainan pada imun tubuh
  • Penggunaan kokain
  • Stres fisik yang berlebihan
  • Penyakit crohn's disease
  • Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan 
  • Radiasi kemoterapi 
  • Penggunaan obat obatan anti nyeri terus menerus 
  • Penyakit bile refluk 

4. Patofisologi Gastritis 


patofisiologi gastritis akut
patofisologi gastritis kronik
5. Manifestasi klinis 
  • Nyeri ulu hati yang di sebabkan karena adanya peradangan yang terjadi pada lambung yang di akibatkan oleh ulkus mukosa lambung
  • Anereksia,Nausea dan Vomitus ketiga ini tanda yang sangat umum ditemukan hal ini disebakan oleh peningkatan asam lambung dalam tubuh
  • Melena dan Hematemesis yang terjadi karena adanya proses perdarahan yang berawal dari iritasi dan erosi pada mukosa lambung.
6. Komplikasi gastritis 
  • Adanya perdarahan pada saluran pencernaan bagian atas 
  • Melena(anemia) dan Hematemesis
  • Perforasi
  • Ulkus peptikum  
7. Tanda dan Gejala Gastritis
Tanda dan gejala gastritis itu bisa berbeda beda pada tiap penderita berikut merupakan tanda dan gejala paling umu djumpai pada penderita gastritis:
  • Nyeri ulu hati yang teresa panas dan perih
  • Mual muntah
  • Cegukan
  • Hilang nafsu makan
  • Perut kembung
  • Saat makan cepat terasa kenyang
  • Veses berwarna hitam
  • Muntah darah
  • Adanya darah pada veses
8. Tes Diagnostik
  • Endoskopi 
  • Analisa cairan lambung
  • Biopsi mukosa lambung
  • Pemeriksaan barium
  • Veses apabila melena
  • Radiologi abdomen
  • Kadar HB.HT pepsinogen darah
9. Pelaksanaan 

Menurut Hirlan dalam Suyono (2001: 129), penatalaksanaan medikal untuk gastritis akut adalah dengan menghilangkan etiologinya, Diet lambung dengan posisi kecil dan sering. Obat-obatan dianjurkan untuk mengatur sekresi asam lambung adalah antagonis reseptor H2 inhibition pompa proton, Antikolinergik dan Antasid juga ditujukan sebagai sifoprotektor berupa sukralfat dan prostaglandin.


Penatalaksanaan yang sebaiknya meliputi pencegahan pada setiap penderita yang memiliki resiko tinggi gastritis, Pengobatan yang pertama terhadap penyakit yang sudah mendasari dan menghentikan obat-obatan yang dapat menjadi kuasa dan pengobatan suportif. Pencegahan bisa dilakukan dengan pemberian Antasida dan Antagonis H2 sehingga bisa mencapai kadar pH lambung  4. Pencegahan ini dilakukan terutama bagi penderita yang menderita penyakit gastritis  dengan kondisi klinis yang berat. Untuk penggunaan Aspirin atau Anti-Inflamasi Nonsteroid pencegahan yang terbaik yang bisa di lakukan adalah dengan Misaprostol, atau Derivat Prostaglandin Mukosa.


Penatalaksanaan dengan Pemberian Antasida, Antagonis H2 dan Sukralfat tetap dianjurkan untuk penderita gastritis walaupun dengan efek teraupetiknya masih diragukan. Biasanya perdarahan akan segera berhenti bila keadaan si pasien membaik dan lesi mukosa akan segera normal kembali, pada sebagian pasien biasa mengancam jiwa. Tindakan-tindakan itu misalnya dengan endoskopi skleroterapi, embolisasi arteri gastrika kiri atau gastrektomi. Gastrektomi sebaiknya dilakukan hanya atas dasar abolut (Suyono, 2001).


Untuk penatalaksanaan Gastritis kronik adalah biasanya yang ditandai dengan adanya progesif epitel kelenjar yang disertai dengan sel parietal dan chief cell. Mukosa lambung menjadi tipis dan mukosa mempunyai permukaan yang rata, Gastritis kronis ini tergolongkan menjadi dua kategori yaitu: tipe A (altrofik atau fundal) dan tipe B (antral).


Baca Juga: Cara mengobati gastritis(lambung) secara alami


Pengobatan Gastritis kronik sangat bervariasi, Itu tergantung pada penyakit yang didiagnosa. Apabila terdapat ulkus duodenum, dapat diberikan antibiotik untuk membatasi Helicobacter Pylory. Namun demikian, lesi tidak selalu muncul dengan gastritis kronis alkohol dan obat yang diketahui mengiritasi lambung harus dihindari. Bila terjadi anemia defisiensi besi (yang disebabkan oleh perdarahan kronis), maka penyakit ini harus diobati, Pada kasus anemia pernisiosa harus diberikan pengobatan Vit B12 dan terapi yang sesuai (Chandrasoma, 2005 : 522).


Gastritis kronis bisa  diatasi dengan memodifikasi diet lambung sedikit tapi sering dan meningkatkan istirahat, Mengurangi dan memulai farmakoterapi.Sedangkan Helicobacter Pylory bisa diatasi dengan antibiotik (seperti Tetrasiklin atau Amoxicillin) dan garam bismut (Pepto bismol). Pasien dengan gastritis tipe A biasanya mengalami malabsorbsi vitamin B12 (Chandrasoma, 2005 : 522) 


10. Diagnosa keperawatan

  • Defisit volume cairan kurang dari yang dibutuhkan tubuh b/d intake yang tidak adekuat dan output cairan yang berlebihan akibat mual muntah
  • Perubahan nutrisi tubuh yang kurang dari kebutuhan tubuh b/d penurunan intake asupan gizi
  • Intoleransi aktivitas b/d kelemahan fisik
  • nyeri b/d stres akibat asam lambung

0 Response to "Asuhan Keperawatan Gastritis Nanda NIC NOC"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel