JENIS ,TEHNIK Dan PRINSIP HECTING


JENIS,TEHNIK, DAN PRINSIP HECTING
jenis dan tehnik hecting
1)      Prinsip Umum Hecting(Brown 1995)
·         Penyembuhan akan lebih cepat apabila tepi tepi luka di lekatkan satu sama lain dengan baik.tegangn di tepi kulit luka harus seminimal mungkin dan hal ini bisa di capai dengan merapikan kulit luka dengan baik sebelum di hecting.
·         Tepi kulit harus di garik dengan ringan,hal ini di lakukan dengan menggunakan traksi ringan pada tepi kulit dan lebih rentan di lapisan dermal pada kulit yang di hecting.
·         Setiap ruang mati harus di tutup baik dengan cara hecting subcutan yang dapat di serap benang hecting nya.
·         Hecting lembut dan dengan jarak yang sama   dan jangan terlalu besar dan berjauhan.
·         Setiap hecting akan di biarkan pada tempatnya hanya dalam waktu yang di perlukan.dan untuk jahitan di wajah harus di lepas dalam waktu  48-5 hari sedangkan hecting di perut  dan kaki harus di biarkan sampai 10 hari.
·         Semua luka harus di tutup dengan bersih
·         Usahakan pemakain forsep dan trauma jarngan itu dalam jumlah seminimal mungkin.
2)      Tehnik hecting luka
·         Hecting primer(primary suture line) => merupakan jahitan(hecting) yang digunakan dengan mempertahakan kedudukan tepi luka saling terhubung selama proses penyembuhan sehingga dapat sembuh dengan primer.
·         Hecting kontinyu => merupakan jahitan dengan sejumlah penjahitan di seluruh bagian luka dengan menggunkan satu benang yang sma dan di simpulkan pada akhir jahitan serta dipotong setelah simpul.ini digunakan untuk menjahit peritanium kulit,subcutis dan organ.
·         Hecting simpul /jerat/knot => adalah tehnik ikatan yang mengakhiri suatu jahitan .hal ini digunakan untuk memperkuat dan mempertahankan jahitan luka suoaya jahitan luka tidak lepas atau mengendor.
3)       Jenis Jenis Hecting
·         hectingsimpul tunggal(simple interrupted suture) => yaitu jenis hecting yang sering di pakai dan di definiskan sebagai jahitan terputus sederhana.
Tehnik melakukannya adalah :
*lakukan penusukan jarum dengan jarak antara 1 atau setngah cm di tepi luka dan sekaligus mengambil jaringan subcutan dengan menusukkan jarum secara tegak lurus pada luka atau searah dengan luka.
*lakukan simpul tunggal dengan benang absorbable pada jarak 1 cm.
*simpul  di letakkan pada tepi luka yang salah satu tempat tusukannya
*potong benang kurang lebih 1 cm
·         hecting matras horizontal(horizontal mattress suture) => hecting di lakukan dengan penusukan seperti simpul,sebelum dismpul di  lanjutkan dnegan penusukan sejajar 1 cm dari tusukan utama .cara ini memberikan hasil hecting yang kuat.
·         Hecting matras vertical (vertical mattress suture) => hecting dnegan menjahit mendalam di bawah luka kemudian dilanjutkan dengan menjahit tepi luka .biasanya jenis hecting ini menghasilkan penyembuhan luka yang cepat.
·         Hecting matras modifikasi (half buried mattress suture) => adalah modifikasi dari matras horizontal tetapi menjahit luka sbelahnya pada area subcutan
·         Hecting jelujur sederhana(simple running suture) => jenis hecting ini adalah sangat sederhana sama seperti kita menjelujur baju.biasanya hecting jenis ini menghasilkan hasiel kosmetik yang baik.dan tidak di sarankan penggunaannya pada jaringan ikat yang longgar.
·         Hecting jelujur festoon(running locked suture) => merupakan hecting kontinyu dengan mengaitkan benang pada jahitan luka sebelumnya,umumnya di gunakan pada jahitan  peritenium,merupakan variasi jahitan jelujur biasa.
·         Hecting jelujur horizontal(running horizontal suture) => adalah hecting kontinyu yang di selingi dengan jahitan arah horizontal.
·         Hecting simpul intracutan(subcutaneous interrupted suture) => merupakan hectig simpul pada daerah intracutan ,umumnya digunkan untuk menjahit area yang dalam kemudian pada bagian luarnya di jahit juga dengan simpul sederhana.
·         Hecting jelujur intracutan (running subcuticular suture) => merupakan hecting jelujur yang di lakukan di bawah kulit ,jahitan ini terkenal menghasilkan kosmetik yang baik.
4)      Jenis Jenis Benang Hecting
·         Seide(silk/sutra) => yaitu bersifat tidak licin seperti sutra karena sudah di kombinasikan dengan perekat dan tidak dapat diserap oleh tubuh.pada penggunaan hecting di bagian luar maka jenis benang ini harus di buka kembali,benang ini berguna untuk menjahit pemuluh arteri besar,umumnya ukuran yang digunakan benang ini adalah No.2nol3nol,1nol dan No.1
·         Plain catgut => yaitu benang hecting yang bersifat dapat di serap oleh tubuh,dan dapat di serap dalam waktu 7-10 hari dan warna benangnya putih kekuningan.benang ini berguna untuk menjahit luka sumber pendarahan kecil,subcutan dan dapat di gunakan juga untuk bergerak dan luas lukanya kecil.benang ini harus di simpul 3 kali .karena di dalam tubuh akan mengembang  dan apabila di simpul 2 kali maka akan terlepas kembali.
·         Chromic catgut => yaitu benang hecting yang bersifat  bisa di serap oleh  tubuh.waktu yang di butuhkan untuk penyerapan benang ini adalah 20 hari.
5)      Komplikasi Hecting Luka
·         Overlapping => terjadi akibatv tidak dilakukannya adaptasi luka .sehingga luka menjadi tumpang tindih dan luka akan mengalami penyembuhan yang lama dan bila sembuh hasil ya buruk.
·         Nekrosis => jahitan yang terlalu tegang yang menyebabkan avaskularisasi dan menyebabkan kematian pada jaringan.baca juga :cara merawat luka nekrosis
·         Infeksi =>infeksi terjadi karena cara penjahitan yang tidak steril,luka yang sudah terkntamiasi da adaya beda asing yang masi tertingal
·         Pendarahan => sering terjadi pada pasien hipertensi
·         Hematoma => terjadi pada pasien yang pembuluh darah arteri ay terptng da tidak dilakuka ligasi(pengikatan) sehingga pendaraha terus terjadi dan menyebabkan pembengkakan.
·         Rongga mati(dead space) => terjadinya rongga pada luka di akibatkan karena penjahitan yang tidak lapis demi lapis
·         Sinus => di akibatkan karena adanya jahitan multifilament yaitu benang benang pada dasar sinus yang menjadi benda asing
·         Dehisensi => merupakan luka yang membuka sebelum waktunya ,hal ini di sebabkan karena jahitan yang terlalu kuat atau penggunaan bahan benang yang buruk.
·         Abses => yaitu infeksi hebat yang sudah bernanah.

4 Responses to "JENIS ,TEHNIK Dan PRINSIP HECTING"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel