Bahaya Penyakit Servisitis Gejala dan Pengobatan, Wajib Diketahui!

Servisitis atau lebih dikenal dengan nama penyakit infeksi mulut rahim adalah inflamasi (peradangan) yang terjadi pada bagian serviks (infeksi leher rahim). Serviks terletak dibagian paling bawah dari rahim yang akan terhubung dengan vagina. Servisitis merupakan kondisi peradangan, luka atau iritasi pada mulut rahim (leher rahim) yang mengakibat pembengkakan, bernanah atau berdarah dan berlendir yang keluar dari vagina.

penyakit infeksi mulut rahim

Penyakit servisitis merupakan kondisi umum terjadi. Faktanya mengatakan, lebih dari setengah wanita di dunia bisa mengalami infeksi mulut rahim selama masa dewasanya. Faktor yang menyebabkan terjadinya infeksi leher rahim sangat bervariasi, mulai dari aktivitas hubungan intim yang terlalu cepat sebelum alat kelamin siap untuk hal tersbut, riwayat penyakit menular s*ksual, memiliki pasangan hubungan intim lebih dari satu, dan perilaku s*ksual yang memiliki resiko tinggi lainnya.

Infeksi mulut rahim (servisitis bisa terjadi secara akut yang terjadi tiba-tiba dan menjadi parah, atau bisa juga secara kronis yang berkembang dalam jangka waktu yang lebih lama. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, maka infeksi mulut rahim akan menyebar sampai ke-rongga perut sehingga menimbulkan gangguan kesuburan, serta masalah pada janin untuk ibu yang sedang dalam kondisi hamil.

Gejala Penyakit Servisitis(Infeksi Mulut Rahim)

Sebagian besar orang yang menderita penyakit ini tidak merasakan gejala apa pun, dan mereka baru menyadari terjangkiti penyakit infeksi mulut rahim setelah menjalani pemeriksaan dari dokter untuk alasan lain. Sebaliknya, ada sebagian dari orang yang menderita penyakit ini mengalami gejala servisitis sebagai berikut:
  • Keluar cairan dalam vagina yang tidak lazim dengan jumlah yang banyak. Cairan tersebut berwarna kuning pucat dan sedikit ke abu-abuan yang disertai dengan bau tidak sedap
  • Sering buang air kecil dan merasakan nyeri saat BAK
  • Dispareunia
  • Terjadi perdarahan dari vagina setelah berhubungan intim
  • Terasa nyeri pada vagina
  • merasa tertekan pada panggul
  • Sakit dibagian punggung
  • Timbul rasa nyeri dibagian perut dan panggul
  • Demam
Peradangan pada serviks bisa berubah menjadi parah jika terjadi komplikasi lanjutan yang ditandai dengan keluar cairan dari vagina yang berupa nanah dan terbentuk luka terbuka.

Penyebab Penyakit Servisitis

  • Infeksi pada vagina
  • Penyakit PMS (menular s*ksual); seperti gonore, trikomonas dan klamidia
  • Infeksi HIV/AIDS
  • Infeksi oleh virus herpes 
  • Infeksi human papillomavirus (HPV, kutil kemaluan/genital warts)
  • Inisiasi aktivitas hubungan itnim di usia muda
  • Mempunyai lebih dari satu pasangan s*ksual
  • Adanya riwayat penyakit menular s*ksual sebelumnya
  • Adanya cedera atau iritasi pada serviks. Iritasi pada serviks bisa terjadi karena adanya zat kimia yang terkandung dalam alat yang digunakan. Iritasi pada serviks bisa mengakibatkan serviks lebih tinggi resiko terhadap infeksi mulut rahim
  • Alergi terhadap bahan yang ada dalam kondom

Pengobatan  Infeksi Mulut Rahim (Servisitis)

Penanganan infeksi mulut rahim dilakukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan infeksi tersebut. Untuk servisitis non-infeksi, seperti yang diakibatkan oleh iritasi terhadap pemakaian bahan, produk tertentu, atau alat maka yang perlu dilakukan klien adalah menghentikan pemakaiannya hingga infeksi sembuh.

Sedangkan untuk kasus infeksi mulut rahim yang diakibat oleh infeksi menular s*ksual, maka pemberian obat sangat diperlukan, baik bagi orang yang menderita ataupun pasangannya. Tujuannya yaitu untuk menghilangkan infeksi dan mencegah terjadi penularan infeksi. Misalnya obat-obatan yang bisa diberikan berdasarkan bakteri dari penyebab infeksi adalah sebagai berikut:
  • Antibiotik  Ini digunakan untuk mengatasi penyakit servisitis yang diakibatkan oleh infeksi bakteri seperti gonore, vaginosis bakterialis dan chlamydia.
  • Antiviral Obat ini akan digunakan untuk mengatasi infeksi leher rahim yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti kutil kelamin atau herpes genital.
  • Antijamur Obat ini akan digunakan untuk mengatasi infeksi mulut rahim yang diakibatkan oleh infeksi jamur.
Apabila obat-obatan di atas tidak berhasil mengobati servisitis yanng disebebkan oleh kondisi infeksi yang sudah cukup parah, maka dokter akan menyarankan klien menjalani metode pengobatan sebagai berikut:
  • Cryosurgery Dokter akan menggunakan media khusus yang bisa membekukan jaringan yang sudah terinfeksi servisitis. Setelah jaringan tersebut dibekukan maka jaringan tersebut akan hancur dengan sendirinya sehingga infeksi bisa teratasi.
  • Bedah Listrik  teknik bedah yang menggunakan aliran listrik berfungsi untuk menghancurkan atau membakar jaringan yang sudah terinfeksi mulut rahim.
  • Terapi Laser  terapi ini akan alat khusus yang bisa mengeluarkan gelombang cahaya yang sangat kuat untuk membakar, memotong,  dan menghancurkan jaringan yang terkena servisitis.
Nah itulah tadi pembahasan tentang bahaya penyakit servisitis, tanda dan gejala serta cara pengobatan yang biasa dilakukan, semoga bermanfaat untuk semua, satu hal yang sangat penting yaitu lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau ada pertanyaan tentang penyakit servisitis, bisa di tanyakan di kolom komentar di bawah ini.

0 Response to "Bahaya Penyakit Servisitis Gejala dan Pengobatan, Wajib Diketahui!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel