Bahaya Mengkonsumsi Daging Babi untuk Kesehatan Tubuh

Daging babi tergolong dalam kategori daging merah yang menjadi sumber protein hewani. Bagi kaliam yang suka sama menu makanan daging babi, kalian harus berhati-hati untuk cara pengolahannya. Pengolahan yang kurang tepat dan mengkonsumsi secara terus menerus akan menimbulkan bahaya mengkonsumsi daging babi untuk kesehatan tubuh yang sangat mengerikan.

Bahaya Makan Daging Babi untuk Kesehatan Tubuh

Daging babi sendiri tinggi akan kandungan lemak jenuh. Terlalu sering mengonsumsi daging babi berisiko memicu tingginya kadar kolesterol dalam darah, yang bisa mengakibatkan penyakit jantung yang mematikan. Selain dari itu daging babi juga berkaitan erat dengan timbulnya cacing pita dan memperluas kanker usus, prostat, kolorektal dan lain-lain. Dan yang paling boming di Indonesia kemaren, yaitu  kasus penyakit miningitis babi yang menyerang daerah Bali waktu lalu.

Kenapa Daging Babi Haram Dalam Islam?

Allah SWT. Telah mengharamkan memakan daging babi secara mutlak. Dalam Firman Allah yang artinya: Katakanlah: "Tidaklah aku per oleh dalam wahyu yang diwahyukan kepada ku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai atau darah yang mengalir atau  babi, karena sesungguhnya semua itu kotorr. (QS. Al-An’am, ayat: 145)

Di antara kasih sayang Allah SWT kepada kita serta kemudahan bagi kita Umat Manusia, Allah membolehkan kita untuk memakan makanan yang baik-baik dan Dia tidak mengharamkan kita makanan kecuali makanan tersebut buruk. Firman Allah SWT yang artinya: Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik-baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk-buruk. (QS. Al-A’raf, ayat: 157)

Kami tidaklah ragu sedikitpun bahwa daging babi adalah hewan yang kotor dan menjijikan, memakannya akan berakibat buruk bagi kesehatan manusia, Dan biasanya dia hidup di tempat-tempat sampah dan kotoran. Hal seperti ini mestinya ditolak oleh orang yang berjiwa bersih dan peduli akan kesehatan tubuhnya, dia akan enggan untuk memakannya karena akan mengganggu kebiasannya yang bersih sebagaimana Allah SWT menciptakan pada dirinya.

Penelitian Ilmiah, Alasan Daging Babi Haram Dikonsumsi

Hasil penelitian dalam British Journal of Cancer dari peneliti Swedia mengungkapkan sebuah fakta, bahwa mengkonsumsi 14 ons daging babi olahan bisa menyebabkan peningkatan resiko kanker pankreas sebebasar 19%. Penelitian ini semakin memperkuat kebenaran akan peraturan agama yang mengharamkan makan daging babi.

Dalam National Cancer Institute, potensi kanker pankreas bisa terjadi dengan perbandingan 1 dari 65 orang. “Apabila kalian memakan daging babi tersebut setiap hari, resiko kalian akan naik sebesar 1,7 %.” ungkap periset dari National Cancer Institute, Dr Richard Besser, pada ABC News.

Makanan yang mengandung daging babi setidaknya, dilarang oleh 2 agama terbesar dunia, Islam dan Yahudi. Dalam Alquran, larangan tersebut terdapat dalam firman Allah SWT. yang artinya: Katakanlah: Tidaklah aku per oleh dalam wahyu yang diwahyukan kepada ku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali makanan itu bangkai atau darah yang mengalir ataupun babi, karena semua itu kotor. (QS. Al-An’am, Ayat: 145)

Sedangkan, Yahudi tertulis dalam Al-kitab di Perjanjian Lama. "Dan babi, walaupun itu berkuku dan berkaki belah, dia adalah haram untukmu. Daging mereka janganlah kamu makan dan bangkai mereka janganlah kamu sentuh. Sesungguhnya mereka haram bagimu.''

Dalam sebuah laporan di Los Angeles Times, orang Cina tercatat sebagai pengkonsumsi babi terbesar didunia. Masyarakat Cina rata-rata memakan 50 kg daging babi per-tahunnya atau 2 kali lipat dari penduduk Amerika.

Padahal didalam beberapa teks Cina kuno tertulis, bahwa praktek mengkonsumsi daging babi ini sebenarnya dilarang yang sudah tentunya sangat berbahaya mengkonsumsi daging babi untuk kesehatan tubuh. Kitab Konfusian dari Ritus yang sudah berumur 3.000 tahun lalu mengatakan bahwa: "Seorang pria tidak boleh memakan daging babi dan anjing." Pelarangan daging babi juga terdapat dalam sebagian kelompok Hindu dan Kristen seperti Advent Hari Ke-7 dan Gereja Ortodoks Ethiopia.

Bahaya Lemak Babi

Daging babi mengandung zat lemak 2 kali lebih tinggi dibanding dengan daging merah lainnya. Oleh sebab itu, orang yang mengkonsumsi daging babi akan kemasukan zat lemak yang akan memicu berbagai jenis penyakit yang mematikan. Para ahli menemukan bahwa, lemak yang terkandung dalam daginga babi ini sangatlah berbahya, karena bisa mennyebabkan penyakit jantung. 
alasan ilmiah babi diharamkan dalam agama

Profesor, Dam. yang pernah mendapat hadiah Noble pernah melakukan eksperimen terhadap kelinci. Hasil dari percobaannya tersebut menunjukkan sebuah fakta, bahwa lemak babi bisa mennyebabkan terbentuknya gumpalan batu yang akan menyumbat saluran kemih dan mempersulit keluarnya urine. Sedangkan lemak pada hewan lain, tidak menimbulkan gejala-gejala yang sama seperti lemak babi dan beitu juga lemak dari tetumbuhan.

Bahaya Makan Daging Babi Bagi Kesehatan

  • Penyakit Jantung
Daging babi tergolong kedalam kategori daging merah. Daging babi mengandung lemak jenuh yang tinggi yang bisa meningkatkan kolesterol. Kadar kolesterol jahat yang tinggi dalam darah akan menyebabkan berbagagi jenis penyakit jantung yang mematikan.
  • Kanker Kolon (Usus Besar)
Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa, memakan daging babi bisa meningkatkan risiko kanker kolorektal (usus besar).
  • Kanker Hati (Liver)
Kerusakan jaringan pada hati, akan meningkatkan timbulnya risiko kanker. Para peneliti menemukan adanya kemungkinan makanan berlemak, terutama dari mengkonsumsi daging babi dan alkohol, meningkatkan risiko kanker hat.
  • Sirosis (Kerusakan Hati Kronis)
Penelitian menemukan adanya hubungan konsumsi daging babi dengan sirosis. Sirosis ini sendiri adalah kerusakan hati kronis yang mengakibatkan luka pada jaringan hati. Tingginya lemak tak jenuh ganda dalam daging babi merupakan faktor dasar dari penyakit ini.
  • Radang Paru-Paru
Daging babi dapat menyebabkan peradagan pada paru-paru atau nama medisnya paragonimiasis. Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang terkandung dalam daging babi. Seperti jenis parasit pulpanoris dan p. westermani yang  berpotensi menyerang paru-paru dan menyebabkan peradangan yang cukup parah pada paru. Jika penyakit ini tidak ditangani dengan cepat akan menyebabkan kematian.
  • Balantidiasis
Penyakit ini terjadi karena parasit balantidium coli yang terdapat dalam daging babi. Parasit ini merupakan protozoa yang terdapat didalam sekum dan usus besar babi yang dikembang biakkan di saluran pencernaan babi. Parasit ini jika masuk dalam tubuh manusia maka akan menjadi disentri akut serta menurun pada organ-organ vital manusia.
  • Trichinellosis
Trichinellosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit cacing yang terkandung pada otot babi. Kondisi ini bisa menyebabkan mual, muntah, demam, sakit kepala,  masalah jantung, nyeri otot dan masalah pernapasan. Umumnya parasit ini akan masuk kedalam tubuh disaat mengonsumsi daging babi dengan olahan yang kurang tepat.
  • Penyebab Hepatitis
Bahaya mengkonsumsi daging babi selanjutnya adalah bisa menyebabkan hepatitis E. Virus dan parasit hepatitis serta cacing pita taenia solium akan masuk kedalam tubuh yang diakibatkan oleh terlalu banyak memakan daging babi.
  • Multiple Sclerosis
Ditandai dengan kacaunya sistem kekebalan tubuh (sistem imun) yang menyerang saraf tulang belakang dan selaput pelindung saraf atau disebut juga dengan mielin. Para peneliti mengatakan bahwa kaitan konsumsi daging babi dengan timbulnya multiple sclerosis yang sangat signifikan. Hal ini justru tidak ditemukan pada mengkonsumsi jenis-jenis daging lain, seperti daging kambing dan daging sapi.
  • Memperlambat Proses Pencernaan
Mengkonsumsi daging babi akan memperlambat proses pencernaan tubuh. Untuk satu porsi daging babi bebas lemak saja, tubuh membutuhkan waktu hingga 6 jam untuk menceranya.
  • Penyakit Cacing Pita 
Daging babi juga dapat menyebabkan penyakit cacing pita. Cacing pita masuk ke dalam tubuh manusia dengan cara mengkonsumsi daging babi ini sangatlah berbahaya. Cacing pita bisa menguras semua nutrisi dalam saluran pencernaan.

Mulai sekarang, sebaiknya bagi kalian yang sering mengkonsumsi daging babi, sudah saatnya untuk kalian menghentikan kebiasaan tersebut, karna bahaya mengkonsumsi daging babi untuk kesehatan sangatlah mengerikan. dan didalam agama pun sudah mengharamkan daging tersebut.

0 Response to "Bahaya Mengkonsumsi Daging Babi untuk Kesehatan Tubuh"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel